Aku belum tau siapa kamu dan ada dimana, lagi apa dan mungkin lagi tersesat di hati orang lain.
Mungkin kamu teman aku, atau mantan pacar teman aku, atau temannya mantan pacar aku, yang pasti aku bukan siapa-siapa.
Tapi ketika aku memilih untuk menjadi istrimu, aku ingin menjadi siapa siapa, bukan siapa-siapanya orang lain, tapi siapa2nya kamu.
Maaf kalo nanti sebagai istri aku banyak maunya, terutama masalah jalan2.. Aku punya cita2 untuk bisa jalan2 keliling dunia sebelum aku almarhuma.. jadi aku mnta kamu untuk selalu siap ambil cuti bulanan/tahunan buat nemenin aku jalan2.
Aku janji akan tetap merawat tubuh dan selalu senyum biar menjadi istri yang cantik dimatamu, bukan hanya sekedar istri yg dasteran bau asem tiap menyambut kamu pulang kantor, tapi kamu juga tau kalo biaya perawatan kecantikan itu mahal, makanya aku mau kerja..
Boleh yaa aku kerja.. Kerja bukan sekedar memenuhi kebutuhan aku, atau mngejar karir, aku yakin kamu bisa memenuhi semua kebutuhan aku, tapi aku mau bisa meng-cover kamu pas kamu susah, bisa bantu kamu pas mau memulai bisnis, I'll be there for you..
Aku janji nggk bakalan capek2 banget kerjanya, dan nggk akan sibuk melebihi sibuknya kamu aku bakalan pulang kerja sebelum kamu pulang, atau pulang bareng dan lanjut makan malam berdua ajakin anak2 juga boleh..
Oh, iyaa aku juga bisa nge cat, perbaikin keran air, ganti lampu, benerin perabot rusak, pasang gas LPG, jadi kamu nggk usah kawatir kalo ninggalin aku sendirian dirumah, aku serba bisa kok..
Nanti aku mau anak banyaakk.. Jadi kamu harus sediain budget yg banyak juga buat bekal pendidikan dan masa depan anak2 kita nanti..
Masalah masak, aku belum jago masak, tapi akan tetap belajar kok, kamu juga nggk perlu nunggu weekend atau ulang tahun untuk bisa makan makanan kesukaan kamu, sebisanya aku akan masakin setiap hari, tapi sebisanya lohh yaa hehehe.. nnti kalo aku masaknya aneh2 maklumi ajah yaa atau kalo kamu mau kita bisa masak bareng sambil liat tutorial di youtube.
Ingat yahh keluarga nomor satu, jangan pernah bawa kerjaan kantor kerumah, aku nggk mau anak2 kita kehilangan sosok ayahnya karena pekerjaan.. Kalo bisa juga pulangnya jangan lewat magrib, minimal sholat magrib dan subuh aku di Imamin sama kamu..
Nanti hubungan kita jangan jadi garing kayak lain2. Harus komit hubungan kita itu not just grow old together but still young forever, tetap romantis tetap alay sama kayak waktu kita pacaran jangan berubah..
Yaahh ituu ajah dlu, jaga dirimu baik baik yaahh..
Sampai ketemu nanti.. Suamiku :*
Pasukan Bodreks
Kamis, 19 Maret 2015
Jumat, 28 November 2014
Negri sipirili part II
Ketika Rapunzel sudah mulai gerah dengan rambut panjangnya.
Tapi madam gothel masih membutuhkan rambutnya untuk perawatan kulit pengganti BOTOX yg mahal.
Sementara itu tuan crab menunggu tuan plankton yg sedang berusaha mencuri resep rahasia KFC.
Dan spongebob sibuk mengurus SIM diIndonesia karena susahnya mengurus SIM dibikini bottom.
Sepenggal cerita di salah satu sudut kota "negri sipirili"
Tapi madam gothel masih membutuhkan rambutnya untuk perawatan kulit pengganti BOTOX yg mahal.
Sementara itu tuan crab menunggu tuan plankton yg sedang berusaha mencuri resep rahasia KFC.
Dan spongebob sibuk mengurus SIM diIndonesia karena susahnya mengurus SIM dibikini bottom.
Sepenggal cerita di salah satu sudut kota "negri sipirili"
Gank 6 mata dan bintang lapangan sekolah part I
Pagi itu suasana sekolah sudah sangat sepi di depan gerbang yg sudah hampir mau di tutup, seperti biasa juvia terlambat lagi. Gadis SMP yg masih lugu ini sudah bukan hal baru lagi kalo terlambat, bukan karena sering bangun kesiangan tapi biar tau aja kalo juvia itu sangat lambat kalo bergerak bahkan mengalahkan siput sekalipun, pokoknya leletnya minta ampun, terlalu selow untuk ukuran seorang anak yg mau berangkat kesekolah.
Seperti biasa, hukuman bagi yg terlambat yaitu memungut sampah sambil jalan bebek menuju bak sampah besar, sudah jadi makanan sehari2 juvia melakukan hal itu setiap pagi, tidak heran juvia memiliki betis yang atletis. Penderitaan tidak sampai disitu saja, pagi itu diawali dengan pelajaran bahasa inggris yg tidak lain gurunya adalah wali kelas juvia sendiri, bisa kebayang dong wajah ibu sofie wali kelas juvia yg mukannya lebih mirip cici2 toko bangunan. Matanya yg sipit menatap tajam kearah juvia yang kedapatan terlambat lagi.
"Juvia cepat.!! Lari.!!" Perintah ibu sofie yg setengah marah.
Melihat bu sofie marah sontak membuat bulu kuduk juvia berdiri, tapi apa daya Juvia bukanlah orang yg ekspresif bahkan wajahnya lebih terlihat masa bodoh, padahal dalam hatinya sangat takut, kalo bisa dia memilih, juvia lebih pilih ditelan bumi dari pada harus menghadapi omelan ibu sofie. Tapi entah mengapa respon tubuhnya malah berbalik arah dengan perintah bu sofie, semakin ibu sofi menyuruh juvia untuk bergerak cepat semakin tubuh juvia memperlambat langkahnya menuju kekelas.
Kalo diperhatikan juvia malah terlihat sangat santai, tidak peduli dengan apa yg terjadi di sekitar, terlalu selow hidup juvia, tapi tidak dengan ibu sofie. Ibu sofie nggk sepenuhnya marah juga, bahkan menikmati respon juvia yg malah terlihat lucu baginya, mungkin ibu sofie adalah tipe wanita yg peka, dia bisa tau sebenarnya apa yg di rasakan juvia sehingga dia merasa lucu dengan tingkah juvia.
"Kenapa kamu terlambat lagi juvia" bentak bu sofie yg malah terdengar seperti di paksakan
"Ehhh anuhh hehehe" juvia malah terkekeh dan tidak menjawab pertanyaan bu sofie.
"Kamu ini ditanga malah senyum2" dengan nada yg masih berusaha dibuat marah.
"Hehehhe" juvia malah terkekeh lagi dengan muka polos juvia yg terlihat aneh.
"Hahhh ya sudahlah masuk dan kerjakan soal seperti yg lainnya" perintah bu sofie yg tidak jadi marah melihat tingkah juvia yg polos.
Juvia menarik nafas dalam dan menghembuskannya malas, membuat tawa kecil di kelas karena merasa lucu dengan tingkah juvia yg terlihat sangaaatt malaasss.
Jam istirahat akhirnya tiba, seperti biasa, juvia lebih memilih kekelas 3-5 dimana dia bisa berkumpul dengan teman2 sekelasnya waktu kelas waktu masih kelas 2, terutama berkumpul bersama teman se-ganknya, gank 6 mata
Singkat cerita gank 6 mata itu, beranggotakan 3 orang, nindy, lucy, dan juvia sendiri.. Ketiga gadis konyol ini membentuk gank 6 mata untuk saling sharing masalah percintaan yg lebih cocok disebut cinta bertepuk sebelah tangan dan yg bikin tambah konyol lagi, ketiganya suka ngobrol di bawah tangga sekolah.
Bersambung
Seperti biasa, hukuman bagi yg terlambat yaitu memungut sampah sambil jalan bebek menuju bak sampah besar, sudah jadi makanan sehari2 juvia melakukan hal itu setiap pagi, tidak heran juvia memiliki betis yang atletis. Penderitaan tidak sampai disitu saja, pagi itu diawali dengan pelajaran bahasa inggris yg tidak lain gurunya adalah wali kelas juvia sendiri, bisa kebayang dong wajah ibu sofie wali kelas juvia yg mukannya lebih mirip cici2 toko bangunan. Matanya yg sipit menatap tajam kearah juvia yang kedapatan terlambat lagi.
"Juvia cepat.!! Lari.!!" Perintah ibu sofie yg setengah marah.
Melihat bu sofie marah sontak membuat bulu kuduk juvia berdiri, tapi apa daya Juvia bukanlah orang yg ekspresif bahkan wajahnya lebih terlihat masa bodoh, padahal dalam hatinya sangat takut, kalo bisa dia memilih, juvia lebih pilih ditelan bumi dari pada harus menghadapi omelan ibu sofie. Tapi entah mengapa respon tubuhnya malah berbalik arah dengan perintah bu sofie, semakin ibu sofi menyuruh juvia untuk bergerak cepat semakin tubuh juvia memperlambat langkahnya menuju kekelas.
Kalo diperhatikan juvia malah terlihat sangat santai, tidak peduli dengan apa yg terjadi di sekitar, terlalu selow hidup juvia, tapi tidak dengan ibu sofie. Ibu sofie nggk sepenuhnya marah juga, bahkan menikmati respon juvia yg malah terlihat lucu baginya, mungkin ibu sofie adalah tipe wanita yg peka, dia bisa tau sebenarnya apa yg di rasakan juvia sehingga dia merasa lucu dengan tingkah juvia.
"Kenapa kamu terlambat lagi juvia" bentak bu sofie yg malah terdengar seperti di paksakan
"Ehhh anuhh hehehe" juvia malah terkekeh dan tidak menjawab pertanyaan bu sofie.
"Kamu ini ditanga malah senyum2" dengan nada yg masih berusaha dibuat marah.
"Hehehhe" juvia malah terkekeh lagi dengan muka polos juvia yg terlihat aneh.
"Hahhh ya sudahlah masuk dan kerjakan soal seperti yg lainnya" perintah bu sofie yg tidak jadi marah melihat tingkah juvia yg polos.
Juvia menarik nafas dalam dan menghembuskannya malas, membuat tawa kecil di kelas karena merasa lucu dengan tingkah juvia yg terlihat sangaaatt malaasss.
Jam istirahat akhirnya tiba, seperti biasa, juvia lebih memilih kekelas 3-5 dimana dia bisa berkumpul dengan teman2 sekelasnya waktu kelas waktu masih kelas 2, terutama berkumpul bersama teman se-ganknya, gank 6 mata
Singkat cerita gank 6 mata itu, beranggotakan 3 orang, nindy, lucy, dan juvia sendiri.. Ketiga gadis konyol ini membentuk gank 6 mata untuk saling sharing masalah percintaan yg lebih cocok disebut cinta bertepuk sebelah tangan dan yg bikin tambah konyol lagi, ketiganya suka ngobrol di bawah tangga sekolah.
Bersambung
Jumat, 28 Februari 2014
Untuk ayah
Ayah, ayah, ayah.. Ayah aku tak tau harus memulai tulisan ini dari mana.. Tapi aku tetap ingin melanjutkannya.. Aku bukanlah anak yang selalu dekat dengamu, bercanda, atau sekedar dimarahi karena pulang kemaleman.
Ayah iri hati ini melihat teman2 yg bisa dekat dengan ayahnya..
Meski sosok ayah dimata mereka yang dingin, over-protective, dan perhatian tersembunyi. Aku juga mau merasakan hal seperti itu ayah..
Ayah aku tau kau bukanlah super daddy yang selalu memenuhi kebutuhan putrinya, bahkan bukan ayah yg menagkahi dan menyekolakanku.
Tapi ayah kau tau meski tak banyak kenangan yang pernah kita lalui, meski tidak tinggal serumah, meski kira berpisah jauh, aku tetap menyayangimu..
Ayah aku selalu dengar dari tetangga dekat rumah tentang ayah, aku senang semua komentarnya bagus2, aku senang mereka selalu bilang aku mirip denganmu, aku senang alasan ibu menceraikanmu bukan karna kau pria yang brengsek, bukan karena KDRT atau perselingkuhan yang hanya membuatku semakin gancur dan terpuruk. Ayah meski kita berpisah jauh sangat jauh, percayalah.. Sejauh apapun itu selalu ada jalan untuk kita bisa bersama.. Ada alasan kenapa darah lebih kental dari pada air..
Malam itu ku tuliskan lagi sepenggal kata rindu untu ayah yang jauh di dunia antah beranta.. Semburat cairan hangat mengalir lembut dikedua pipi gemukku yang terus mengalir dan mulai membasahi setengah wajahku, hatiku terasa sesak seperti ada ember dan botol besar milik rokudo sannin untuk menyegel juubi didadaku. Rasanya ingin kumuntahkan semua bebab yang bergejolak dan rasa rindu yang terus menekan dan penuh didalam perut menjadi tulisan-tulisan yang entah akan tersampaikan atau tidak..
Semoga saja tersampaikan.. Aku merindukanmu ayahku.
Salam sayang. Anakmu
Ayah iri hati ini melihat teman2 yg bisa dekat dengan ayahnya..
Meski sosok ayah dimata mereka yang dingin, over-protective, dan perhatian tersembunyi. Aku juga mau merasakan hal seperti itu ayah..
Ayah aku tau kau bukanlah super daddy yang selalu memenuhi kebutuhan putrinya, bahkan bukan ayah yg menagkahi dan menyekolakanku.
Tapi ayah kau tau meski tak banyak kenangan yang pernah kita lalui, meski tidak tinggal serumah, meski kira berpisah jauh, aku tetap menyayangimu..
Ayah aku selalu dengar dari tetangga dekat rumah tentang ayah, aku senang semua komentarnya bagus2, aku senang mereka selalu bilang aku mirip denganmu, aku senang alasan ibu menceraikanmu bukan karna kau pria yang brengsek, bukan karena KDRT atau perselingkuhan yang hanya membuatku semakin gancur dan terpuruk. Ayah meski kita berpisah jauh sangat jauh, percayalah.. Sejauh apapun itu selalu ada jalan untuk kita bisa bersama.. Ada alasan kenapa darah lebih kental dari pada air..
Malam itu ku tuliskan lagi sepenggal kata rindu untu ayah yang jauh di dunia antah beranta.. Semburat cairan hangat mengalir lembut dikedua pipi gemukku yang terus mengalir dan mulai membasahi setengah wajahku, hatiku terasa sesak seperti ada ember dan botol besar milik rokudo sannin untuk menyegel juubi didadaku. Rasanya ingin kumuntahkan semua bebab yang bergejolak dan rasa rindu yang terus menekan dan penuh didalam perut menjadi tulisan-tulisan yang entah akan tersampaikan atau tidak..
Semoga saja tersampaikan.. Aku merindukanmu ayahku.
Salam sayang. Anakmu
Senin, 11 November 2013
WB!
Hollaaaaa.!!!
Udah lama nggk nulis, udah karatan nih jari-jarinnya.!
Lama nggk nulis sih bukan karna kurang ispirasi, tapi lebih karna kehilangan jati diri.!
Makin aku dewasa entah mengapa ketertarikanku akan suatu hobby lebih cenderung melihat orang lain, aku udah berbagai macam hobby yang aku lakuin mulai dari gambar sketsa yang kenyataannya gambar aku jelek dan didipaksain buat dibagus2in, sampe niru2 model sket orang lain, ada juga blajar main musik yang nyanyi ajah masih jagoan kamar mandi, terus yang terakhir, menulis juga, tapi herannya aku malah ngikutin gaya dan bahasa tulisan orang lain, yang aku sendiri merasa itu bukan karyaku..
Hmmm.. Berawal dari komentar salah satu sahabat lama di catatan FBku, yahh iseng2 buka aku tertarik buat baca lagi, daaaannn aku nemuin jati diri aku, ditulisan itu aku mengerti karakterku sebagai penulis abal2 nggk perlu disama"in dengan karakter penulis lain, aku punya cara sendiri buat nyampein seluruh inspirasi aku dalam tulisan,
Dulu, waktu djamannya krisis jati diri (apaan sih) aku mencoba untuk terlihat lucu kayak raditya dika, tapi yahh ceritanya malah jadi aneh, mau disok gaul2in kayak ceritanya viny, malah jadi kayak bukan karya aku.. Sekarang aku sadar, aku nggk perlu niru orang lain, aku punya caraku sendiri, jati diri aku itu unik, nggk perlu selalu liatin milik orang lain, cukup bersyukur sama diri sendiri, dan wuuusssssss inspirasi datang sendiri, mau itu komedi,romansa, melow galau ataupun biografi hidup, aku selalu punya cerita dan ciri khasku sendiri..
Kalo kata singkatnya sih "ini Loh gue, Denisa, Denisa Eka Hardianty"
Udah lama nggk nulis, udah karatan nih jari-jarinnya.!
Lama nggk nulis sih bukan karna kurang ispirasi, tapi lebih karna kehilangan jati diri.!
Makin aku dewasa entah mengapa ketertarikanku akan suatu hobby lebih cenderung melihat orang lain, aku udah berbagai macam hobby yang aku lakuin mulai dari gambar sketsa yang kenyataannya gambar aku jelek dan didipaksain buat dibagus2in, sampe niru2 model sket orang lain, ada juga blajar main musik yang nyanyi ajah masih jagoan kamar mandi, terus yang terakhir, menulis juga, tapi herannya aku malah ngikutin gaya dan bahasa tulisan orang lain, yang aku sendiri merasa itu bukan karyaku..
Hmmm.. Berawal dari komentar salah satu sahabat lama di catatan FBku, yahh iseng2 buka aku tertarik buat baca lagi, daaaannn aku nemuin jati diri aku, ditulisan itu aku mengerti karakterku sebagai penulis abal2 nggk perlu disama"in dengan karakter penulis lain, aku punya cara sendiri buat nyampein seluruh inspirasi aku dalam tulisan,
Dulu, waktu djamannya krisis jati diri (apaan sih) aku mencoba untuk terlihat lucu kayak raditya dika, tapi yahh ceritanya malah jadi aneh, mau disok gaul2in kayak ceritanya viny, malah jadi kayak bukan karya aku.. Sekarang aku sadar, aku nggk perlu niru orang lain, aku punya caraku sendiri, jati diri aku itu unik, nggk perlu selalu liatin milik orang lain, cukup bersyukur sama diri sendiri, dan wuuusssssss inspirasi datang sendiri, mau itu komedi,romansa, melow galau ataupun biografi hidup, aku selalu punya cerita dan ciri khasku sendiri..
Kalo kata singkatnya sih "ini Loh gue, Denisa, Denisa Eka Hardianty"
Rabu, 12 Juni 2013
Tuturuga Ninja
Mataku terpejam manikmati hangatnya lelehan ciklot panas menggelegar. Tiba2 bayangan itu muncul sekilas di hadapanku, menghembuskan angin yang terjadi akibat gesekan udara bertubrukan dengan kecepatan lari bayangan tadi entah apa namaya jika di ilmiahkan. Lagi-lagi dia beraksi, tanpa pandang bulu iya memberantas kejahatan yang terjadi didepannya. Yaa ini memang cerita tentang dia, tentang si tuturuga ninja berkolor hijau, tapi bukan setan mesum berkolor yang sering berkeliaran diIndonesia. Dengan gagahnya ia melawan kejahatan dan bertarung dengan penuh jiwa heroik. Semakin hari kekuatannya semakin meninggkat, menjadikan kolor hijaunya semakin ketat karena pertumbuhan otot pahanya yang terlihat semakin seksi. Melompat lompat bagaikan ninja dari konoha yang mempunyanyi semangat api dan bejuang sekuat tenaga. Meskipun tak sehebat naruto, tak sekuat sasuke, se akurat shikamaru, ataupun se perfeksionis gara. Namun tuturuga ninja memiliki arti tersendiri di hidupku meski ia belum sepenuhnya menatap hatiku.!! Memang ngana tuturga ninja.!!!
Rabu, 05 Juni 2013
Ini bukan galau, ini pencitraan
Pahit.!
Hidup ini begitu pahit !!
Lebih pahit dari menikmati kopi tanpa gula yang ada digenggamanku yang mulai terasa asin yang tercampur dengan bulir air mata yang menyusup masuk di pinggiran bibir merah mungil yang tipis.
Mata bengkak dan sebam pipi mengkilap gegara belum mandi dari kemarin, pagi ini begitu cerah, tapi awan hitam betah bergantungan dibulu mata tipis dan kurang lentik. Muka mengkerut, ingus ada dimana2. Betapa jeleknya mukaku.
ohh Tuhan, apakah ini yang namanya galau? TIDAK.!! Aku TIDAk galau.
Ini hanya "pencitraan" biar tidak terlalu terlihat "bahagia".
Hidup ini begitu pahit !!
Lebih pahit dari menikmati kopi tanpa gula yang ada digenggamanku yang mulai terasa asin yang tercampur dengan bulir air mata yang menyusup masuk di pinggiran bibir merah mungil yang tipis.
Mata bengkak dan sebam pipi mengkilap gegara belum mandi dari kemarin, pagi ini begitu cerah, tapi awan hitam betah bergantungan dibulu mata tipis dan kurang lentik. Muka mengkerut, ingus ada dimana2. Betapa jeleknya mukaku.
ohh Tuhan, apakah ini yang namanya galau? TIDAK.!! Aku TIDAk galau.
Ini hanya "pencitraan" biar tidak terlalu terlihat "bahagia".
Langganan:
Postingan (Atom)